Blogger news

Saturday, 24 June 2017

Me Being an ARMY ?

Setelah sekian lama ga bisa meluangkan waktu buat posting di blog, kali ini gue coba bikin satu postingan sambil nunggu gue ngantuk. Kali ini gue mau bahas soal Korea atau K-Pop dan gue yang tiba-tiba disebut Army.

Mungkin kalian tau kalau beberapa tahun terakhir memang Korean Wave jadi populer di Indonesia, dan dari jaman masih sekolah gue ga terlalu tertarik dengan ke-Koreaan karena ya kurang suka aja. Terlebih lagi di drama cowo-cowo terlihat sangat romantis dan personil boyband yang gue liat dandannya kok gitu banget.

Gue dulu suka banget ngeledekin temen gue yang suka K-Pop dan bingung sendiri kok temen gue bisa bedain personilnya yang saat itu gue ngeliatnya mukanya kaya sama semua ._.

Beberapa tahun berlalu sampai pada saat akhir 2016 gue heboh nontonin drama korea Goblin dan setelah dramanya habis pun gue masih suka dengerin soundtracknya di Youtube sampe beberapa bulan setelah dramanya selesai.

Entah kenapa saat lagi menikmati soundtrack Goblin gue nyasar ke salah satu video dance practice BTS. Gue penasaran dan gue tonton eh kok keren gitu ya, waktu itu gue nonton dance practice Fire sama Dope. Karena keren, setiap malem sebelum tidur gue selalu sempetin nontonin video-video dance practice mereka yang lainnya. Sampe pada masa dimana gue pun jadi suka lagu-lagunya dan mulai dengerin lagu-lagunya ga cuma nontonin dance practicenya.


Gue pun waktu itu gabisa bedain personilnya, dan selalu komen di setiap MV mereka di Youtube contohnya " who's the guy with grey hair?" karena gue bener2 ngerasa muka mereka sama semua hahahahahahaha. Pernah gue udah bisa bedain pas warna rambutnya ganti gue gabisa bedain lagi hahahahaha.


Tapi lama kelamaan gue bisa bedain dengan sendirinya dan sekarang gue dengerin lagu mereka hampir setiap menit. Karena seringnya gue update soal mereka di socmed, temen gue sampe bilang gue ini Army. Pas awal masih denial dan bilang gue bukan Army, gue cuma suka dance practice nya keren. Tapi kok lama-lama gue jadi fangirling tiap hari, jadi ya mungkin gue memang bisa dibilang Army juga ya. Walaupun gue gatau banyak soal BTS karena emang cuma suka lagunya dan seneng liat video-video mereka yg lucu.

Oya setiap fans boyband atau girlband K-Pop harus punya bias ya? gue juga sebenernya kurang paham pengertian bias itu apa tapi gue mengartikannya adalah member yang paling difavoritkan. Bias gue adalah Kim Seokjin. Pertama dia itu ganteng, kedua setelah liat video-video BTS dia kocak banget, ketiga kesukaan dia akan makanan mengingatkan sama diri gue yang mengkategorikan makan sebagai hobi hahaha, keempat umurnya sama kaya gue, kelima dia random dan gue sukaaaa dan masih banyak alasan lainnya.



Jadi itulah sedikit cerita soal gue yang tetiba jadi suka K-Pop dan jadi Army. Bisa dibilang ketulah gara-gara dulu sering ngatain temen gue eh sekarang juga ikutan fangirling. Next time gue bikin playlist lagu BTS favorit versi gue ya.

Terima kasih yang udah sempetin mampir dan baca, oya gue juga mau ucapin Minal Aidin Wal Faidzin, Selamat Lebaran 1438 H buat kita semua yang merayakan. Sampai ketemu di postingan selanjutnya.

Sunday, 27 November 2016

Anime Week: Recommended Anime Movie

Gue merasa bersalah telah menelantarkan blog gue sekian lama dan menjadikan tahun ini tahun kedua dengan postingan paling sedikit setelah 5 tahun lalu gue cuma posting sebanyak 7 postingan selama setahun. Oke enough.

Entah kenapa banyak orang yang ga suka nonton anime dengan alasan kartun itu kan untuk anak-anak. Padahal walaupun berbentuk animasi tapi banyak banget kok anime yang ceritanya cenderung ditujukan buat usia remaja keatas dibanding untuk anak-anak. Di anime week kali ini gue mau kasih rekomendasi film-film anime yang menurut gue wajib kalian tonton. Karena ini film jadi ga bakal ngabisin banyak waktu kalian kok.





8. Kotonoha No Niwa (The Garden of Words)

Film ini bergenre drama romance, bercerita tentang Takao Akizuki seorang pelajar SMA yang punya cita-cita jadi seorang designer sepatu. Pada satu hari saat hujan Takao tidak masuk sekolah dan lebih memilih untuk menggambar design sepatu di sebuah taman. Ditempat itu Takao bertemu dengan Yukari Yukino yang berusia lebih tua darinya terlihat dari pakaian yang dikenakan seperti seorang pekerja kantoran. Sejak saat itu mereka sering bertemu ketika hujan.

Salah satu hal yang gue suka dari film Makoto Shinkai adalah gambarnya yang bagus banget dan detail.


7. Byōsoku 5 Centimeter (5 Centimeters per Second)


Film ini juga bergenre drama romance bercerita tentang hubungan antara Takaki Tōno dan Akari Shinohara. Mereka bersahabat sejak dari SD sampai satu ketika Akari harus pindah. Mereka masih sering menulis surat satu sama lain. Pokoknya diceritain deh perjalanan mereka berdua dari SD, SMA, sampai mereka kerja. Tapi gue sebel karena dengan anime dengan gambar secantik ini ceritanya lumayan sedih hahaha.



6. Hotaru No Haka (Grave of the Fireflies)


Salah satu film anime yg sedih banget menurut gue. Ceritanya berlatar perang dunia II dimana dua orang kakak adik yang berjuang bertahan hidup ditengah masa-masa perang. Kakak harus merawat adiknya yang masih kecil seorang diri setelah ayahnya yang meninggal di peperangan dan ibunya yang tewas terkena serangan bom udara.


5. Summer Wars

Awalnya agak under estimate sama film ini karena poster filmnya kurang menarik hahaha. Tapi setelah liat ini film karya Mamoru Hosoda gue coba deh buat nonton karena mostly film-filmnya yang lainnya gue suka.

Jadi ceritanya pada saat itu virtual world game yang bernama OZ sedang populer dan hampir semua orang punya akun di OZ bahkan berbagai perusahaan baik swasta maupun pemerintah juga ikut serta dalam OZ.

Kenji Koiso seorang yang jenius yang kebetulan bekerja paruh waktu sebagai moderator OZ diundang Natsuki Shinohara untuk menemani Natsuki ke acara perayaan ulangtahun neneknya ke 90. Ketika dirumah nenek Natsuki ia menerima pesan aneh dari orang tak dikenal yang menantang dia untuk menyelesaikannya. Kenji mampu memecahkan kodenya namun itu malah jadi awal kekacauan besar untuk Jepang.

Eh ini kan film keluarga dan lebih ke gaming ya, tapi gue mewek masa pas nonton aneh banget hahaha



4. Hotarubi no Mori e (Into the Forest of Fireflies' Light)

Sebenernya ga sengaja nonton film ini dan kayanya pernah liat beberapa kali di tumblr jadi gue coba buat tonton. Jadi filmnya tentang Takegawa Hotaru yang selalu bersemangat setiap musim panas tiba karena ia bisa mengunjungi rumah pamannya di desa. Tapi alasan utama ia sangat senang adalah bukan karena ingin mengunjungi pamannya, tapi ia bisa mengunjungi Gin, arwah yang menolongnya keluar dari hutan dekat dengan rumah pamannya saat ia berusia 6 tahun.

Tenang, film ini bukan film horor jadi gausah takut. Ini drama romantis kok dan sebagai pecinta shojo aku suka film ini.


3. Sen To Chihiro no Kamikakushi (Spirited Away)

Spirited Away salah satu film anime yang sangat populer bahkan yang bukan penggemar anime mungkin familiar dengan film ini. 

Film ini bercerita tentang Chihiro yang hendak pindah bersama keluarganya, namun diperjalanan ayahnya salah mengambil jalan dan berhenti didepan sebuah lorong. Karena penasaran kedua orangtua Chihiro masuk kedalam lorong tersebut. Karena takut Chihiro memberitahu orangtuanya untuk kembali ke mobil namun orangtuanya tetap melanjutkan perjalanan. Mereka pun terkejut melihat satu taman bermain yang sudah terbengkalai dan tidak berpenghuni. Mereka tidak tahu bahwa jembatan menuju taman bermain itu adalah perbatasan antara dunia manusia dan dunia arwah.

Film ini memorable banget, unik dan agak bizarre gitu. Ya karena tokoh-tokoh di film ini emang bizarre. Apalagi bayi raksasa yang gue agak bingung itu asal muasalnya gimana hahaha.


2. Ookami Kodomo no Ame to Yuki (Wolf Children)
Gue lumayan seneng nemu film ini, karena iseng-iseng dan gatau ini film tentang apa cuma bermodalkan ngeliat gambar posternya yang bagus gue nekat nonton aja. Tapi ternyata filmnya bagus.

Ceritanya tentang Hana seorang mahasiswi yang awalnya hidupnya biasa aja, sampai satu hari ia melihat mahasiswa yang agak misterius disalah satu kelas mata kuliahnya. Ia memberanikan diri untuk mengajak ngobrol pria itu dab ternyata pria itu bukan mahasiswa universitas tempat ia sekolah. Sejak berkenalan mereka semakin dekat dan berpacaran. Pada satu ketika pria itu memberi tahu Hana bahwa dirinya adalah seorang manusia serigala. Namun setelah tau bahwa pria tersebut seorang manusia serigala bukannya menjauh namun Hana tambah cinta dengan kekasihnya dan memutuskan untuk berkeluarga. Mereka pun memiliki dua orang anak yang diberi nama Ame dan Yuki.



1. Kimi No Nawa. (Your Name.)


Nomor satu ada Kimi No Nawa (Your Name.) Film yang menurut gue keren banget. Ceritanya tentang Taki Tachibana dan Mitsuha Miyamizu yang bingung ketika teman-teman dan orang disekitarnya bercerita kalau hari sebelumnya mereka bertingkah aneh dan seperti kebingungan. Mitsuha sering mendapat mimpi aneh yaitu dia sering bermimpi menjadi seorang siswa di pusat kota Tokyo, begitu pun dengan Taki yang kerap bermimpi menjadi seorang siswi di pedesaan.

Awal nonton agak bingung sama ceritanya, alur maju mundur dan banyak plot twist. Tapi kalo nyimak ini film keren banget kok beneran. Jadi gue saranin kalo nonton film ini jangan sambil ngobrol ya lagipula film sebagus ini siapa yang rela nonton sambil ngobrol haha. Semoga bisa masuk nominasi oscar ya.




---

Jadi dengan keputusan yang amat sangat berat itu dia 8 anime movie rekomendasi gue yang bisa kalian tonton buat menemani hari libur kalian atau ya sekedar iseng aja. Oiya gue itu tipe orang yang kurang jago dalam menceritakan kembali film yang udah gue tonton jadi mungkin yang kalian baca diatas ga menarik walaupun sebenernya film diatas itu bagus bagus semua, demi kepuasan bersama lebih baik kalian liat sinopsisnya di wikipedia ya hahaha.

Sekian anime week edisi kali ini, semoga gue ga dilanda kemalasan supaya tetap rajin nonton anime dan kasih rekomendasi anime-anime seru lainnya. Sampai ketemu lagi di anime week selanjutnya. Ja Ne!

Saturday, 15 October 2016

RUMAH

Kemarin di perjalanan pulang dari kantor ke rumah gue sempet terpikir akan satu hal, yang tiba-tiba terbesit tanpa gue tau kenapa tiba-tiba kepikiran itu ditengah-tengah perjuangan menghadapi kemacetan Jakarta. 

Saat gue lagi fokus mengendarai motor sambil dengerin musik dan ngeliat macetnya jalanan, tiba-tiba gue kepikiran kenapa gue selalu kangen rumah walaupun gue tau rumah gue ya bener-bener biasa aja ga gede, dengan isi rumah yg sewajarnya, channel tv pun masih lokal, internet kadang suka lemot dan kadang suka adu argumen sama nyokap. 

Setelah gue pikir-pikir rumah itu dimana gue ngerasa nyaman sama diri gue, gue ga perlu mikirin apa kata orang dan rumah itu dimana gue ngerasa dicintai, disayang dan dikelilingi orang-orang yang sayang sama gue tanpa mereka menuntut apa-apa dari gue. 

Seberapa jauh gue pergi, seberapa bagus tempat yg gue kunjungi dan seberapa asik tempat itu tetap pada ujungnya gue selalu ingin pulang. Dengerin ocehan nyokap yg walaupun ngejengkelin, ngeliat bokap yg sibuk sama batu-batu favoritnya, ataupun dengerin kakak gue yg suka nyanyi2 fals. Mungkin gue kadang ngedumel tapi gue gapernah bosen sama rutinitas itu. 

Jadi rumah itu bukan perkara bangunan tempat lo tinggal, tapi rumah itu tempat dimana lo ngerasa nyaman dengan orang-orang yang sayang sama lo walaupun dengan kebiasaan yg kadang bikin kesel. Rumah itu dimana lo melabuhkan hati lo kepada orang-orang yang lo cintai, lo sayang yg dengan ketemu dengan mereka aja udah bikin lo ngerasa nyaman. Jadi walaupun lo pindah rumah, pas lo balik ke bangunan itu lo mungkin bilang lo rindu tempat itu, tapi sebenarnya lo ga rindu tempatnya, tapi lo akan rindu dengan kebiasaan2 masa lalu dengan orang2 yg lo sayang karena teringat sama kenangan2 yang dibuat ditempat itu dengan orang-orang yang lo sayang.

Jadi yang lagi berlibur, atau bepergian apakah kalian rindu rumah saat ini?


Sunday, 9 October 2016

Resting Bitch Face Problem

Do you ever feels like nobody wants to talk to you and people seems to scared to say hi?

I actually have a problem which make people think that I'm a bad guy. My friends in my office couple times says I looked tired, serious, badmood or looked like sick person. When actually I'm in a good condition in health, I'm happy and nothing's wrong with me. The ultimate complaint was coming from my HR manager, she ask me to smile more to people in the office.

Hasil gambar untuk bitch face problem
If you relate with what I said, maybe you have a resting bitch face problem. How hard you try to pull a humble and friendly face, give a warm look but what people see is a person who wants to kill people. 

So many time people said I look sad, looked tired, sick, angry when actually all I feel is great and nothing bad happen to me. But when I say I'm good they think I was lying. I don't know how to respond all that question, it's just my face I don't lie at all ffs.

Sunday, 12 June 2016

I Am Ambivert

Dari masa-masa gue remaja, gue selalu yakin kalo diri gue ini adalah seorang yang introvert. Gue meyakini hal itu sampai satu tahun lalu gue iseng ikut test psikologi kepribadian dan gue kaget akan hasilnya. Yap, gue bukan introvert, tapi ambivert.
Buat kalian yang baru pertama kali denger dan bingung apa itu ambivert, jadi ambivert adalah sesorang yang punya kepribadian introvert dan ambivert. Jadi kadang kamu ngerasa introvert tapi kadang juga kamu merasa jadi orang yang ekstrovert.

Kalau kamu bingung apakah kamu ambivert juga kaya gue, mungkin ciri-ciri di diri gue ini juga pernah kalian alamin di kehidupan kalian.

1. Bertemu Orang Baru di Tempat Baru
Gue selalu merasa gue seneng kenalan dengan orang baru tapi gue ga cukup berani buat memulai percakapan. Tapi di sisi lain gue excited saat orang lain yang mulai ngajak gue ngobrol dan memulai percakapan. 

2. Pergi ke Acara Pertemuan/Reuni/Undangan
Sejujurnya gue seneng kalo diundang ke acara pertemuan, atau reuni ataupun kadang gue pengen ikut ke satu komunitas atau satu perkumpulan yang gue rasa sesuai dengan passion gue. Tapi gue gabisa pergi sendiri atau gabung di kegiatan itu sendiri, gue harus punya at least satu temen buat nemenin gue. Gue akan lebih nyaman kalo ada 1 orang temen deket gue ikut nemenin, karena gue susah memulai perkenalan di awal dan gue akan banyak diam tapi untuk selanjutnya gue bakal sering ngomong kalo udah kenal satu sama lain. Satu lagi alasan kenapa gue harus ngajak temen gue adalah gue itu super awkward person, gue canggung abis dan kadang suka kikuk sendiri jadi ya kalo ada temen mengurangi kekhawatiran gue untuk jadi canggung didepan orang yang gue belom akrab.

3. Centre of Attention?
Gue gasuka jadi pusat perhatian dan diliatin banyak orang dalam lingkup yang besar (pernah request ke bos supaya gausah kasih surprise ultah karena gamau dinyanyiin orang sekantor dan jadi perhatian mereka), tapi gue lumayan suka jadi centre of attention dalam lingkungan teman yang lebih kecil seperti diantara 4-5 orang. Gue suka bikin joke2 saat lagi sama teman2 deket gue tapi jangan harap gue berani buat ngomong didepan kelas. Nope.

4. Percakapan 
Gue suka ngobrol, suka banget. Tapi dengan orang-orang yang gue anggap dekat dan nyaman. Saat gue dalam satu diskusi yang melibatkan banyak orang mungkin gue akan lebih sering jadi pendengar dari pada orang yang berkontribusi memberikan pendapat, tapi bukan berarti gue bakal diam sepanjang diskusi. Tapi kalau udah bahas topik yang gue suka, mau itu lingkup segede apa juga gue jabanin.

5. Perspektif dari Orang Lain
Orang-orang yang ada disekitar kamu kasih pandangan yang berbeda tentang kamu. Kaya orang kantor ada beberapa yang bilang gue ini outgoing dan mudah bergaul walaupun dalam hati gue ga ngerasa seperti itu. Di sisi lain ada juga yang bilang gue pendiam dan harus sering-sering ngumpul walaupun dalam hati gue mau ngumpul tapi ya kadang gue malas aja. 

6. Hang Out or Stay at Home
Gue seneng kalo diajak main sama temen-temen gue, gue jarang nolak ajakan main kecuali kalo gue lagi boke hahahaha. Tapi gue bukan tipe orang yang setiap ada waktu luang harus pergi keluar dan ga betah lama-lama dirumah. Gue juga bisa ngabisin waktu libur gue seharian dirumah cuam buat internetan atau leyeh-leyeh dikamar. Jadi ya hidup harus balance deh hahaha

Tuh kalo kamu ngalamin apa yang gue alamin bisa jadi kalian juga ambivert kaya gue, jadi kalian gausah bingung kalo kadang ngerasa jadi introvert atau kadang jadi extrovert, itu berarti kamu ada ditengah-tengah yaitu ambivert. Gue butuh waktu sekitar 23 tahun buat tau kalo gue ini ambivert karena gue selalu ngira gue ini introvert padahal gue ini ambivert ditambah awkward aja. 

Segitu dulu postingan gue kali ini, semoga bisa menambah wawasan kalian, dan juga ngisi waktu ngabuburit kalian. Sampai ketemu di postingan selanjutnya, Danke!

Tuesday, 7 June 2016

Antara Aku, Kamu dan Indomie #3

Sudah masuk minggu kedua liburan semester dan aku masih tidak tahu mau menghabiskan waktu liburku untuk apa. Riana pergi ke luar kota bersama keluarga besarnya karena ada acara keluarga, Lintang mengambil part time untuk jadi SPG di event, Deri pun demikian. Aku terlalu malas untuk berpartisipasi dalam kegiatan seperti itu walaupun temanku selalu mengatakan kalau bayaran untuk menjadi volunteer atau SPG itu lumayan untuk tambahan uang jajan selama liburan. Tapi menurutku bagaimana kita bisa pakai uangnya untuk liburan kalau waktu liburannya dipakai untuk bekerja.

Aku menghabiskan waktu liburku hanya dirumah melakukan DVD marathon dan membaca buku-buku yang belum sempat aku baca. Hari ini aku berencana pergi ke dokter gigi untuk scaling karena sudah hampir dua tahun aku tidak pernah ke dokter gigi.

Jam dikamar sudah menunjukkan pukul 15:30 aku segera mengambil tas selampang yang kugantung dibelakang pintu lalu segera pergi menuju dokter gigi. Lokasi praktek dokter gigi lumayan jauh dari rumah, sebenarnya dekat rumah ada juga dokter gigi tapi dari aku kecil sudah terbiasa ke dokter ini, drg. Lia sudah menjadi langganan keluargaku untuk masalah gigi dan mulut dan kebetulan dua tahun lalu beliau pindah tempat praktek itulah mengapa aku malas untuk kontrol gigi.

Aku menelpon ojek langgananku dan ternyata Bang Aji si ojek langgananku itu sedang menarik penumpang, jadi kuputuskan pesan ojek online. Setelah 5 menit aku tunggu di teras akhirnya ojekku datang. 

Sesampai di tempat praktek drg. Lia aku segera mendaftar dan harus menunggu karena ada sekitar 2 orang yg masih mengantri. Kuambil headset di tasku dan segera kunyalakan lagu dari hp ku untuk menghilangkan rasa bosan. Saat aku asyik memainkan hpku, aku merasa ada seseorang yang berdiri didepanku padahal aku yakin kursi tunggu masih banyak yang kosong. Kudengakkan kepalaku dan ternyata seorang lelaki kira-kira dengan tinggi 180cm menggunakan kacamata dan aku seperti familiar dengan mukanya. Aku memandangnya dengan bingung, dia menggerakan bibirnya seakan mengajakku bicara. Aku segera lepaskan headset dari telingaku dan dia pun mengulangi ucapannya "kamu Dara kan?" tanyanya.
aku pun menjawab dengan nada bingung "i...ya, kok kenal?"
"hahaha pasti kamu lupa deh, aku Niko" jawabnya dengan nada meyakinkan.
Aku menatap matanya dan terdiam sejenak mengingat-ingat apakah dikehidupanku yang lalu aku pernah memiliki teman yang namanya Niko. Mukaku agak ragu "Niko yang mana ya?" tanyaku lagi walaupun dalam hati aku sedang membodoh-bodohi diriku sendiri karena terlahir jadi orang yang agak pikun.
"Niko SMPN 15, masa ga inget ih parah banget kita kan pernah sekelas dulu" jawabnya dengan nada sedikit kecewa.
Aku terdiam lagi masih menatapnya dengan wajah bingung, 3 detik kemudian aku tersontak kaget mengingat siapa laki-laki ini "Oh!!!! Niko kelas 2B dulu ya, yaampun maaf bukannya lupa tapi mukamu beda banget sama pas SMP dulu"
"Iya, masa sih beda? perasaan ga oplas deh" ledeknya.
"Iya dulu kan kamu ga pake kacamata, terus dulu kamu kurus banget ih beda banget" jawabku sambil tetap menatapnya sambil kagum juga temanku jaman SMP ini bisa jadi setampan ini sekarang.
"Hahaha iya sih, kamu kesini mau ngapain? eh maksudku mau kontrol atau ngapain?" tanya Niko.
"Oh iya mau kontrol, ternyata kamu kesini juga ya kalo periksa gigi? kok selama ini kita ga ketemu ya?" tanyaku.
"oh engga kok aku jarang kesini, aku cuma nganter adikku kontrol. Ehmmm aku agak buru-buru sih boleh minta nomormu aja ga Dar, next time kita janjian aja buat ngobrol-ngobrol lagi" ucap Niko.
"Oh okay sini aku ketik sendiri aja" jawabku
Niko langsung memberikan hpnya kepadaku dan kusimpan nomorku di hp dia "namanya Dara SMP 15 ya terserah sih kalau mau kamu ganti hehehe" ucapku sambil bercanda.
Hpku langsung berdering.
"itu ya nomorku, aku pamit dulu ya adikku udah ngintip-ngintip tuh dari mobil. Sampai ketemu lagi ya Dar" pamit Niko sambil menjabat tanganku lalu pergi menuju mobilnya.

Niko pun pergi akupun kembali sibuk dengan hp ku karena aku masih harus menunggu 1 antrian lagi.

***

Jumat pagi aku terpaksa dibangunkan oleh panggilan masuk yang berulang-ulang. Aku bangun dari kasurku dan jalan dengan malasnya menuju hp ku yang berada di meja. Belum sampai aku ke meja hp ku berdering lagi, aku lihat ternyata dari Deri dan segera aku angkat.
"Ada apa sih Der pagi-pagi berisik banget nelponin mulu" jawabku dengan nada kesal dan masih mengantuk.
"Dar temenin aku nyari kado yuk sama beli cake, aku lupa banget hari ini nyokap ulang tahun" jawab Deri dengan tergesa-gesa.
"Haduuuh harus banget sama aku ya? Kamu ngapain sih ngos-ngosan gitu?" tanyaku dengan bingung.
"Ya emang mau sama siapa lagi? Aku juga bingung mau kadoin apa makanya nanti disana minta saran kamu sekalian. Mau ya ya ya?" jawab Deri memelas tapi agak memaksa.
Entah kenapa sekesal aku dengan Deri aku tetap mau menolongnya bahkan permintaan sekonyol apapun pasti aku turuti "Hmmm iya" jawabku singkat.
"Yaudah jam 10 aku jemput oke? Bye" ucap Deri bersemangat sambil menutup teleponnya.
"Eh! Kurang ajar langsung ditutup" gumamku kesal.

Aku pun kembali ke tempat tidur, baru saja ingin tidur beberapa menit aku melihat jam dikamarku dan mencoba menenangkan diri "Deri emang kurang ajar jam 10 kan setengah jam lagi, dikira pergi ga pake mandi dan siap-siap dulu".
Aku langsung bergegas mengambil handuk dan menuju kamar mandi. Aku mengenakan pakaian apa saja yang aku lihat pertama kali di lemariku. Aku pun tidak sempat dandan dan hanya bisa menggunakan bedak dan lipbalm bahkan tidak sempat menyisir rambutku karena ternyata Deri sudah ada di ruang tamu. Aku segera meraih tasku dan bergegas turun kebawah.

Aku menghampirinya dengan muka masam lalu ia langsung pamit kepada ibuku. Aku diam saja. Sepanjang perjalanan menuju mall Deri terus mengajakku ngobrol tapi aku masih agak kesal dengannya jadi aku jawab saja seadanya.

Setelah keliling mall kurang lebih 1 jam akhirnya Deri mendapatkan kado dan cake untuk ibunya. Kita mampir di salah satu restoran karena kita sudah sama-sama lapar dan kebetulan aku memang belum sarapan. Kita duduk di kursi untuk dua orang dan agak kepojok. Sambil menunggu makanan tiba aku mengacek handphoneku dan ternyata ada 2 pesan whatsapp dari Niko.
"Kamu liburan beneran ga kemana-mana?" tanya Deri melepas keheningan.
"Hah? Oh iya engga kamu kan tau aku lebih suka dirumah, palingan kalo bosen main aja sama anak-anak" jawabku sambil sesekali melihat ke handphoneku.
"Lagi chat sama siapa sih sibuk banget kayanya" sindir Deri dengan nada mengejek.
"Apaan sih, ini temen SMPku, abisan kamu sok sibuk banget sih chat ku dibalesnya lama banget" jawabku balik menyindirnya.
Tidak berapa lama makanan kami pun tiba, dan tanpa pikir panjang langsung kita santap karena memang kita berdua sudah sangat lapar.
Saat kami sibuk dengan makanan masing-masing Deri mengatakan sesuatu yang bikin aku penasaran sampai tak terlalu nafsu makan.
"Dar, nanti aku mampir rumahmu dulu ya bentar, mau ngobrol-ngobrol aja sama mau cerita. Udah lama kan kita ga ketemu"
"yaudah sekarang aja ngobrolnya" jawabku
"nanti aja ah gaenak dibahasnya kalau disini, berisik" jawab Deri lalu melanjutkan makan.

Aku penasaran dan mulai menduga-duga hal apa yang akan diceritakan Deri. Tapi semakin aku menduga-duga semakin aku pusing memikirkannya. "udahlah ngapain sih Dar mikir aneh-aneh" ucapku dalam hati lalu melanjutkan makan.

Nb:
Antara Aku, Kamu dan Indomie Part #1
Antara Aku, Kamu dan Indomie Part #2

Saturday, 16 April 2016

Stay Positive

pict by dribbble.com
Halo blog! Sudah lumayan lama gue ga curhat disini karena sebenernya kurang suka juga curhat di blog. Kali ini sebenernya gue bukan mau curhat tapi mau bahas sesuatu yang kebetulan terjadi di kehidupan gue. 

Kalau kalian ga tau atau gue udah pernah bilang di postingan gue yang dulu-dulu kalo gue ini punya anxiety dan kadang hal ini membuat gue sulit menjalani hidup. Sebenernya bukan sulit terus jadi gabisa ngapa-ngapain tapi lebih ke efek di kehidupan gue. Gue ini sebenernya tipe orang yang selalu menganggap segala kejadian yang ada di kehidupan gue itu adalah sebab gue, bahkan walaupun dipikir pakai logika orang lain yang salah gue selalu aja ada fikiran negatif yang membuat gue menyimpulkan bahwa kejadian itu adalah salah gue. Karena hal inilah kadang gue stress sendiri mikirin hal itu dan sedih bukan main karena merasa gue selalu melakukan hal yang salah even gue udah berusaha melakukan segala yang terbaik menurut gue. 

Jadi beberapa bulan lalu gue kenal dengan cowo yang gue ga bakal nyangka setelah gue banyak ngobrol sama dia dan diskusi ini itu jadi membuat gue berfikir banyak. Dia kaya membuka pikiran gue dan membuat gue melihat dari sudut pandang yang lain. Salah satunya hal yang gue jelasin diatas. Gue sempat cerita ke dia soal masalah gue yang selalu menyalahkan diri sendiri atas segala kejadian yang terjadi di kehidupan gue dan gue selalu menganggap diri gue gapunya kelebihan.

Gue jadi sadar kalau gue gaboleh terlalu keras sama diri gue. Gue harus melihat sesuatu dari sisi positifnya dan ga selalu berfikir bagaimana caranya ga mengecewakan orang lain. Karena kebiasaan gue yang selalu menyalahkan diri sendiri itu adalah kurang taunya gue sama diri gue sendiri, gue gatau apa kelebihan gue karena gue selalu fokus sama kekurangan gue, dan itu ga bagus. Kebiasaan gue yang selalu berusaha buat nyenengin orang lain dan takut mengecewakan orang lain pun bikin gue stress sendiri saat orang itu pergi ninggalin gue atau benci sama gue. Gue pun diingatkan kalau mau seberapa keras gue berusaha ga mengecewekan orang, kalau orang itu memang mau pergi ya mereka bakal tetep pergi, dan itu bukan salah gue karena pada dasarnya gue ga mengecewakan mereka karena memang mereka yang mau pergi.

Memang bener kalau kita mau belajar jadi orang yang lebih baik kita harus sering-sering diskusi sama orang lain, tukar pikiran, liat sesuatu dari sudut pandang yang lain. Gue pun berinisiatif untuk membuktikan kalau gue memang punya kelebihan seperti apa yang dikatakan temen gue itu, gue pun bertanya ke orang-orang terdekat gue apa kelebihan dan kekurangan gue dimata mereka, jawabannya pun sangat bervariasi ada yang bikin gue ga nyangka, ada yang bikin gue ketawa bahkan ada yang bikin gue kaget. Gue ga nyangka bahwa apa yang gue pikirkan selama ini berbanding terbalik sama apa yang temen-temen gue ungkapkan. 

Jadi intinya dari cerita random gue diatas gue cuma mau bilang kalau berfikir positif itu banyak banget manfaatnya apalagi buat orang yang anxiety kaya gue. Yang terpenting kita berlaku baik dan berusaha jadi orang yang lebih baik dari hari ke hari. Orang lain gimana nantinya ke kita masalah belakangan, karena setiap orang selalu punya alasan buat suka atau ga suka sama kita, buat ngejatuhin kita, ninggalin kiat, atau selalu aja ga puas sama kita mau kita berlaku sebaik apapun. Gausah pikir yang aneh-aneh karena gaada gunanya, mending mikir gimana bikin diri sendiri bahagia, dan orang-orang yang kita sayang bahagia.

Terima kasih buat temen gue yang udah ngerubah cara pandang gue dan buat gue bangga sama diri gue sendiri. Love yourself and stay positive.

pict by liftupideas.com