Blogger news

Tuesday, 12 June 2018

I Thought I Love Myself Pt. 2

Tulisan ini bisa ada karena andil salah satu temen gue. Yak, gue habis dimarahin sama dia karena gue ga sayang sama diri gue sendiri. Gue ga pernah sadar sama apa yang gue lakuin selama ini, ya gue anggepnya hal biasa. Jadi masalahnya adalah, sama kaya di postingan gue sebelumnya kalau gue itu selalu bersikeras bikin semua orang happy instead of make myself happy. Gue mengesampingkan diri gue ga apa-apa asal orang sekitar gue happy. Setiap gue diminta melakukan hal yang menurut temen gue baik buat gue, gue selalu nolak dengan alesan "kasian dia" dan dengan tegas dia ngomong ke gue "lu ga kasian sama diri lu sendiri?". Disaat itu gue mikir, gue gapernah kepikiran sampe situ, gue gapernah mikir kasian sama diri gue karena yang selalu ada di kepala gue gimana ga bikin orang sekitar gue orang yang gue peduliin itu ga kecewa. Ya bahasa gampangnya "gpp lah gue yg ngalah asal lo seneng". Tapi karena hal itu beberapa hari ini gue kepikiran, kenapa gue ga sayang sama diri gue? and let people do whatever they want to me. haha sedih bener kalo inget mah. 

Gue pun jadi flashback ke kejadian-kejadian yang emang bener gue gapernah mikirin perasaan gue sendiri. Beberapa kali atau bahkan sering temen gue nyakitin perasaan gue, bikin gue kecewa tapi karena gue gamau kita berantem, gamau jadi awkward kedepannya dab yang lebih penting sih gue gamau kehilangan mereka jadi ya gue pendem sendiri aja. Kadang cuma bete kadang ampe nangis kalo lagi sendirian di kamar, ya paling parah kalo udah kesel banget gue diemin orangnya atau kalo udah males banget gue leave group buat sementara tenangin diri. Dan mereka yang ngelakuin itu ke gue gatau, gatau kalo udah bikin gue sakit hati, kecewa atau sedih. Ya everything is fine lah dimata mereka. Tapi kebalikannya, gue beberapa kali di ambekin, di benci dan bikin mereka kecewa karena hal yang menurut gue sepele. Lagi, gue yang harus minta maaf walaupun gue kadang gatau kalo gue bikin salah atau bahkan itu bukan kesalahan gue? mungkin hanya karena ego mereka aja, ngasih makan ego itu emang ga baik. 

Gue juga keingetan beberapa kali nasehatin temen gue buat tinggalin orang-orang yang nyakitin mereka, mereka pantes dapetin yang lebih, yang lebih bisa hargain mereka, lebih sayang mereka. I always said "you desetve someone better". Tapi kenyataannya, gue yang gabisa ngelakuin itu. Gue gabisa ngelepasin orang-orang yang nyakitin gue, dengan dalih "kasihan" atau "itu bukan salah dia kok". Yaaaa Dita emang paling jago nyalahin diri sendiri atas semua yang terjadi di kehidupan hahaha. Tau akan hal itu gue makin sedih, kenapa gue bisa begini.

Sekarang gue lagi ngerasa insecure sendiri, dan gabisa cerita ke siapa-siapa bukan karena apa-apa tapi ya they can't relate my feeling. Palingan gue diceramahin dibilang ga bersyukur. 

Padahal kalo lagi down begini atau pas lagi ngerasa worthless cuma mau disupport bukan diceramahin, karena disini i'm fighting myself bukan lagi bikin salah ke orang lain. 


Thursday, 30 November 2017

I Thought I Love Myself


I always thought that I already love myself until something bad happen to me couple days ago. My friends said that all of the problem in my life actually not a problem because the problem itself comes from myself. Yeah, I always blame myself, depend my happiness to others, afraid to be alone, never see the positive side of me, and sometimes comparing myself to others.

The will to make everyone happy is one of the worst thing that happen in my life. I've tried so hard to change my perspective that we can't make everyone happy or ourself be the one who's left unhappy. But still I can't do it. Sometimes I hate myself for being like this and it's like I did all my best but still has the same ends.

Saturday, 24 June 2017

Me Being an ARMY ?

Setelah sekian lama ga bisa meluangkan waktu buat posting di blog, kali ini gue coba bikin satu postingan sambil nunggu gue ngantuk. Kali ini gue mau bahas soal Korea atau K-Pop dan gue yang tiba-tiba disebut Army.

Mungkin kalian tau kalau beberapa tahun terakhir memang Korean Wave jadi populer di Indonesia, dan dari jaman masih sekolah gue ga terlalu tertarik dengan ke-Koreaan karena ya kurang suka aja. Terlebih lagi di drama cowo-cowo terlihat sangat romantis dan personil boyband yang gue liat dandannya kok gitu banget.

Gue dulu suka banget ngeledekin temen gue yang suka K-Pop dan bingung sendiri kok temen gue bisa bedain personilnya yang saat itu gue ngeliatnya mukanya kaya sama semua ._.

Beberapa tahun berlalu sampai pada saat akhir 2016 gue heboh nontonin drama korea Goblin dan setelah dramanya habis pun gue masih suka dengerin soundtracknya di Youtube sampe beberapa bulan setelah dramanya selesai.

Entah kenapa saat lagi menikmati soundtrack Goblin gue nyasar ke salah satu video dance practice BTS. Gue penasaran dan gue tonton eh kok keren gitu ya, waktu itu gue nonton dance practice Fire sama Dope. Karena keren, setiap malem sebelum tidur gue selalu sempetin nontonin video-video dance practice mereka yang lainnya. Sampe pada masa dimana gue pun jadi suka lagu-lagunya dan mulai dengerin lagu-lagunya ga cuma nontonin dance practicenya.


Gue pun waktu itu gabisa bedain personilnya, dan selalu komen di setiap MV mereka di Youtube contohnya " who's the guy with grey hair?" karena gue bener2 ngerasa muka mereka sama semua hahahahahahaha. Pernah gue udah bisa bedain pas warna rambutnya ganti gue gabisa bedain lagi hahahahaha.


Tapi lama kelamaan gue bisa bedain dengan sendirinya dan sekarang gue dengerin lagu mereka hampir setiap menit. Karena seringnya gue update soal mereka di socmed, temen gue sampe bilang gue ini Army. Pas awal masih denial dan bilang gue bukan Army, gue cuma suka dance practice nya keren. Tapi kok lama-lama gue jadi fangirling tiap hari, jadi ya mungkin gue memang bisa dibilang Army juga ya. Walaupun gue gatau banyak soal BTS karena emang cuma suka lagunya dan seneng liat video-video mereka yg lucu.

Oya setiap fans boyband atau girlband K-Pop harus punya bias ya? gue juga sebenernya kurang paham pengertian bias itu apa tapi gue mengartikannya adalah member yang paling difavoritkan. Bias gue adalah Kim Seokjin. Pertama dia itu ganteng, kedua setelah liat video-video BTS dia kocak banget, ketiga kesukaan dia akan makanan mengingatkan sama diri gue yang mengkategorikan makan sebagai hobi hahaha, keempat umurnya sama kaya gue, kelima dia random dan gue sukaaaa dan masih banyak alasan lainnya.



Jadi itulah sedikit cerita soal gue yang tetiba jadi suka K-Pop dan jadi Army. Bisa dibilang ketulah gara-gara dulu sering ngatain temen gue eh sekarang juga ikutan fangirling. Next time gue bikin playlist lagu BTS favorit versi gue ya.

Terima kasih yang udah sempetin mampir dan baca, oya gue juga mau ucapin Minal Aidin Wal Faidzin, Selamat Lebaran 1438 H buat kita semua yang merayakan. Sampai ketemu di postingan selanjutnya.

Sunday, 27 November 2016

Anime Week: Recommended Anime Movie

Gue merasa bersalah telah menelantarkan blog gue sekian lama dan menjadikan tahun ini tahun kedua dengan postingan paling sedikit setelah 5 tahun lalu gue cuma posting sebanyak 7 postingan selama setahun. Oke enough.

Entah kenapa banyak orang yang ga suka nonton anime dengan alasan kartun itu kan untuk anak-anak. Padahal walaupun berbentuk animasi tapi banyak banget kok anime yang ceritanya cenderung ditujukan buat usia remaja keatas dibanding untuk anak-anak. Di anime week kali ini gue mau kasih rekomendasi film-film anime yang menurut gue wajib kalian tonton. Karena ini film jadi ga bakal ngabisin banyak waktu kalian kok.





8. Kotonoha No Niwa (The Garden of Words)

Film ini bergenre drama romance, bercerita tentang Takao Akizuki seorang pelajar SMA yang punya cita-cita jadi seorang designer sepatu. Pada satu hari saat hujan Takao tidak masuk sekolah dan lebih memilih untuk menggambar design sepatu di sebuah taman. Ditempat itu Takao bertemu dengan Yukari Yukino yang berusia lebih tua darinya terlihat dari pakaian yang dikenakan seperti seorang pekerja kantoran. Sejak saat itu mereka sering bertemu ketika hujan.

Salah satu hal yang gue suka dari film Makoto Shinkai adalah gambarnya yang bagus banget dan detail.


7. Byōsoku 5 Centimeter (5 Centimeters per Second)


Film ini juga bergenre drama romance bercerita tentang hubungan antara Takaki Tōno dan Akari Shinohara. Mereka bersahabat sejak dari SD sampai satu ketika Akari harus pindah. Mereka masih sering menulis surat satu sama lain. Pokoknya diceritain deh perjalanan mereka berdua dari SD, SMA, sampai mereka kerja. Tapi gue sebel karena dengan anime dengan gambar secantik ini ceritanya lumayan sedih hahaha.



6. Hotaru No Haka (Grave of the Fireflies)


Salah satu film anime yg sedih banget menurut gue. Ceritanya berlatar perang dunia II dimana dua orang kakak adik yang berjuang bertahan hidup ditengah masa-masa perang. Kakak harus merawat adiknya yang masih kecil seorang diri setelah ayahnya yang meninggal di peperangan dan ibunya yang tewas terkena serangan bom udara.


5. Summer Wars

Awalnya agak under estimate sama film ini karena poster filmnya kurang menarik hahaha. Tapi setelah liat ini film karya Mamoru Hosoda gue coba deh buat nonton karena mostly film-filmnya yang lainnya gue suka.

Jadi ceritanya pada saat itu virtual world game yang bernama OZ sedang populer dan hampir semua orang punya akun di OZ bahkan berbagai perusahaan baik swasta maupun pemerintah juga ikut serta dalam OZ.

Kenji Koiso seorang yang jenius yang kebetulan bekerja paruh waktu sebagai moderator OZ diundang Natsuki Shinohara untuk menemani Natsuki ke acara perayaan ulangtahun neneknya ke 90. Ketika dirumah nenek Natsuki ia menerima pesan aneh dari orang tak dikenal yang menantang dia untuk menyelesaikannya. Kenji mampu memecahkan kodenya namun itu malah jadi awal kekacauan besar untuk Jepang.

Eh ini kan film keluarga dan lebih ke gaming ya, tapi gue mewek masa pas nonton aneh banget hahaha



4. Hotarubi no Mori e (Into the Forest of Fireflies' Light)

Sebenernya ga sengaja nonton film ini dan kayanya pernah liat beberapa kali di tumblr jadi gue coba buat tonton. Jadi filmnya tentang Takegawa Hotaru yang selalu bersemangat setiap musim panas tiba karena ia bisa mengunjungi rumah pamannya di desa. Tapi alasan utama ia sangat senang adalah bukan karena ingin mengunjungi pamannya, tapi ia bisa mengunjungi Gin, arwah yang menolongnya keluar dari hutan dekat dengan rumah pamannya saat ia berusia 6 tahun.

Tenang, film ini bukan film horor jadi gausah takut. Ini drama romantis kok dan sebagai pecinta shojo aku suka film ini.


3. Sen To Chihiro no Kamikakushi (Spirited Away)

Spirited Away salah satu film anime yang sangat populer bahkan yang bukan penggemar anime mungkin familiar dengan film ini. 

Film ini bercerita tentang Chihiro yang hendak pindah bersama keluarganya, namun diperjalanan ayahnya salah mengambil jalan dan berhenti didepan sebuah lorong. Karena penasaran kedua orangtua Chihiro masuk kedalam lorong tersebut. Karena takut Chihiro memberitahu orangtuanya untuk kembali ke mobil namun orangtuanya tetap melanjutkan perjalanan. Mereka pun terkejut melihat satu taman bermain yang sudah terbengkalai dan tidak berpenghuni. Mereka tidak tahu bahwa jembatan menuju taman bermain itu adalah perbatasan antara dunia manusia dan dunia arwah.

Film ini memorable banget, unik dan agak bizarre gitu. Ya karena tokoh-tokoh di film ini emang bizarre. Apalagi bayi raksasa yang gue agak bingung itu asal muasalnya gimana hahaha.


2. Ookami Kodomo no Ame to Yuki (Wolf Children)
Gue lumayan seneng nemu film ini, karena iseng-iseng dan gatau ini film tentang apa cuma bermodalkan ngeliat gambar posternya yang bagus gue nekat nonton aja. Tapi ternyata filmnya bagus.

Ceritanya tentang Hana seorang mahasiswi yang awalnya hidupnya biasa aja, sampai satu hari ia melihat mahasiswa yang agak misterius disalah satu kelas mata kuliahnya. Ia memberanikan diri untuk mengajak ngobrol pria itu dab ternyata pria itu bukan mahasiswa universitas tempat ia sekolah. Sejak berkenalan mereka semakin dekat dan berpacaran. Pada satu ketika pria itu memberi tahu Hana bahwa dirinya adalah seorang manusia serigala. Namun setelah tau bahwa pria tersebut seorang manusia serigala bukannya menjauh namun Hana tambah cinta dengan kekasihnya dan memutuskan untuk berkeluarga. Mereka pun memiliki dua orang anak yang diberi nama Ame dan Yuki.



1. Kimi No Nawa. (Your Name.)


Nomor satu ada Kimi No Nawa (Your Name.) Film yang menurut gue keren banget. Ceritanya tentang Taki Tachibana dan Mitsuha Miyamizu yang bingung ketika teman-teman dan orang disekitarnya bercerita kalau hari sebelumnya mereka bertingkah aneh dan seperti kebingungan. Mitsuha sering mendapat mimpi aneh yaitu dia sering bermimpi menjadi seorang siswa di pusat kota Tokyo, begitu pun dengan Taki yang kerap bermimpi menjadi seorang siswi di pedesaan.

Awal nonton agak bingung sama ceritanya, alur maju mundur dan banyak plot twist. Tapi kalo nyimak ini film keren banget kok beneran. Jadi gue saranin kalo nonton film ini jangan sambil ngobrol ya lagipula film sebagus ini siapa yang rela nonton sambil ngobrol haha. Semoga bisa masuk nominasi oscar ya.




---

Jadi dengan keputusan yang amat sangat berat itu dia 8 anime movie rekomendasi gue yang bisa kalian tonton buat menemani hari libur kalian atau ya sekedar iseng aja. Oiya gue itu tipe orang yang kurang jago dalam menceritakan kembali film yang udah gue tonton jadi mungkin yang kalian baca diatas ga menarik walaupun sebenernya film diatas itu bagus bagus semua, demi kepuasan bersama lebih baik kalian liat sinopsisnya di wikipedia ya hahaha.

Sekian anime week edisi kali ini, semoga gue ga dilanda kemalasan supaya tetap rajin nonton anime dan kasih rekomendasi anime-anime seru lainnya. Sampai ketemu lagi di anime week selanjutnya. Ja Ne!

Saturday, 15 October 2016

RUMAH

Kemarin di perjalanan pulang dari kantor ke rumah gue sempet terpikir akan satu hal, yang tiba-tiba terbesit tanpa gue tau kenapa tiba-tiba kepikiran itu ditengah-tengah perjuangan menghadapi kemacetan Jakarta. 

Saat gue lagi fokus mengendarai motor sambil dengerin musik dan ngeliat macetnya jalanan, tiba-tiba gue kepikiran kenapa gue selalu kangen rumah walaupun gue tau rumah gue ya bener-bener biasa aja ga gede, dengan isi rumah yg sewajarnya, channel tv pun masih lokal, internet kadang suka lemot dan kadang suka adu argumen sama nyokap. 

Setelah gue pikir-pikir rumah itu dimana gue ngerasa nyaman sama diri gue, gue ga perlu mikirin apa kata orang dan rumah itu dimana gue ngerasa dicintai, disayang dan dikelilingi orang-orang yang sayang sama gue tanpa mereka menuntut apa-apa dari gue. 

Seberapa jauh gue pergi, seberapa bagus tempat yg gue kunjungi dan seberapa asik tempat itu tetap pada ujungnya gue selalu ingin pulang. Dengerin ocehan nyokap yg walaupun ngejengkelin, ngeliat bokap yg sibuk sama batu-batu favoritnya, ataupun dengerin kakak gue yg suka nyanyi2 fals. Mungkin gue kadang ngedumel tapi gue gapernah bosen sama rutinitas itu. 

Jadi rumah itu bukan perkara bangunan tempat lo tinggal, tapi rumah itu tempat dimana lo ngerasa nyaman dengan orang-orang yang sayang sama lo walaupun dengan kebiasaan yg kadang bikin kesel. Rumah itu dimana lo melabuhkan hati lo kepada orang-orang yang lo cintai, lo sayang yg dengan ketemu dengan mereka aja udah bikin lo ngerasa nyaman. Jadi walaupun lo pindah rumah, pas lo balik ke bangunan itu lo mungkin bilang lo rindu tempat itu, tapi sebenarnya lo ga rindu tempatnya, tapi lo akan rindu dengan kebiasaan2 masa lalu dengan orang2 yg lo sayang karena teringat sama kenangan2 yang dibuat ditempat itu dengan orang-orang yang lo sayang.

Jadi yang lagi berlibur, atau bepergian apakah kalian rindu rumah saat ini?


Sunday, 9 October 2016

Resting Bitch Face Problem

Do you ever feels like nobody wants to talk to you and people seems to scared to say hi?

I actually have a problem which make people think that I'm a bad guy. My friends in my office couple times says I looked tired, serious, badmood or looked like sick person. When actually I'm in a good condition in health, I'm happy and nothing's wrong with me. The ultimate complaint was coming from my HR manager, she ask me to smile more to people in the office.

Hasil gambar untuk bitch face problem
If you relate with what I said, maybe you have a resting bitch face problem. How hard you try to pull a humble and friendly face, give a warm look but what people see is a person who wants to kill people. 

So many time people said I look sad, looked tired, sick, angry when actually all I feel is great and nothing bad happen to me. But when I say I'm good they think I was lying. I don't know how to respond all that question, it's just my face I don't lie at all ffs.

Sunday, 12 June 2016

I Am Ambivert

Dari masa-masa gue remaja, gue selalu yakin kalo diri gue ini adalah seorang yang introvert. Gue meyakini hal itu sampai satu tahun lalu gue iseng ikut test psikologi kepribadian dan gue kaget akan hasilnya. Yap, gue bukan introvert, tapi ambivert.
Buat kalian yang baru pertama kali denger dan bingung apa itu ambivert, jadi ambivert adalah sesorang yang punya kepribadian introvert dan ambivert. Jadi kadang kamu ngerasa introvert tapi kadang juga kamu merasa jadi orang yang ekstrovert.

Kalau kamu bingung apakah kamu ambivert juga kaya gue, mungkin ciri-ciri di diri gue ini juga pernah kalian alamin di kehidupan kalian.

1. Bertemu Orang Baru di Tempat Baru
Gue selalu merasa gue seneng kenalan dengan orang baru tapi gue ga cukup berani buat memulai percakapan. Tapi di sisi lain gue excited saat orang lain yang mulai ngajak gue ngobrol dan memulai percakapan. 

2. Pergi ke Acara Pertemuan/Reuni/Undangan
Sejujurnya gue seneng kalo diundang ke acara pertemuan, atau reuni ataupun kadang gue pengen ikut ke satu komunitas atau satu perkumpulan yang gue rasa sesuai dengan passion gue. Tapi gue gabisa pergi sendiri atau gabung di kegiatan itu sendiri, gue harus punya at least satu temen buat nemenin gue. Gue akan lebih nyaman kalo ada 1 orang temen deket gue ikut nemenin, karena gue susah memulai perkenalan di awal dan gue akan banyak diam tapi untuk selanjutnya gue bakal sering ngomong kalo udah kenal satu sama lain. Satu lagi alasan kenapa gue harus ngajak temen gue adalah gue itu super awkward person, gue canggung abis dan kadang suka kikuk sendiri jadi ya kalo ada temen mengurangi kekhawatiran gue untuk jadi canggung didepan orang yang gue belom akrab.

3. Centre of Attention?
Gue gasuka jadi pusat perhatian dan diliatin banyak orang dalam lingkup yang besar (pernah request ke bos supaya gausah kasih surprise ultah karena gamau dinyanyiin orang sekantor dan jadi perhatian mereka), tapi gue lumayan suka jadi centre of attention dalam lingkungan teman yang lebih kecil seperti diantara 4-5 orang. Gue suka bikin joke2 saat lagi sama teman2 deket gue tapi jangan harap gue berani buat ngomong didepan kelas. Nope.

4. Percakapan 
Gue suka ngobrol, suka banget. Tapi dengan orang-orang yang gue anggap dekat dan nyaman. Saat gue dalam satu diskusi yang melibatkan banyak orang mungkin gue akan lebih sering jadi pendengar dari pada orang yang berkontribusi memberikan pendapat, tapi bukan berarti gue bakal diam sepanjang diskusi. Tapi kalau udah bahas topik yang gue suka, mau itu lingkup segede apa juga gue jabanin.

5. Perspektif dari Orang Lain
Orang-orang yang ada disekitar kamu kasih pandangan yang berbeda tentang kamu. Kaya orang kantor ada beberapa yang bilang gue ini outgoing dan mudah bergaul walaupun dalam hati gue ga ngerasa seperti itu. Di sisi lain ada juga yang bilang gue pendiam dan harus sering-sering ngumpul walaupun dalam hati gue mau ngumpul tapi ya kadang gue malas aja. 

6. Hang Out or Stay at Home
Gue seneng kalo diajak main sama temen-temen gue, gue jarang nolak ajakan main kecuali kalo gue lagi boke hahahaha. Tapi gue bukan tipe orang yang setiap ada waktu luang harus pergi keluar dan ga betah lama-lama dirumah. Gue juga bisa ngabisin waktu libur gue seharian dirumah cuam buat internetan atau leyeh-leyeh dikamar. Jadi ya hidup harus balance deh hahaha

Tuh kalo kamu ngalamin apa yang gue alamin bisa jadi kalian juga ambivert kaya gue, jadi kalian gausah bingung kalo kadang ngerasa jadi introvert atau kadang jadi extrovert, itu berarti kamu ada ditengah-tengah yaitu ambivert. Gue butuh waktu sekitar 23 tahun buat tau kalo gue ini ambivert karena gue selalu ngira gue ini introvert padahal gue ini ambivert ditambah awkward aja. 

Segitu dulu postingan gue kali ini, semoga bisa menambah wawasan kalian, dan juga ngisi waktu ngabuburit kalian. Sampai ketemu di postingan selanjutnya, Danke!