Blogger news

Sunday, 27 September 2015

My Playlist September 2015 : Twenty One Pilots Edition!!

Wow hi!!! i'm back with my monthly playlist and i hope you're excited i'm back. Did you know that i'm such a lazy and it's so hard for me to write regularly.

So right now i will do my ritual activity which is share my monthly playlist, well honestly in the past two months until now i mostly listen to Twenty One Pilots' song. Actually i'm not into hip hop song or something relate to speed talking kinda things. But the first single of their latest album made me fall in love with this band. And here i am, sing along to their song like everyday for about 3 weeks, or more.

If you don't know what is Twenty One Pilots, it's an alternative hip hop duo from Columbus, Ohio - America. The members are Tyler Joseph as a vocalist also plays piano, ukulele, synthesizer and wikipedia says he also play keytar and bass and Josh Dun as a drumer.

I have listened to Vessel and Blurryface album and i still not get over it, so for playlist of the month i will give you a list of my favorite song of Twenty One Pilots. So here they are!

The guy with hat is Josh Dun and the guy wears anchor shirt is Taylor Joseph


1. Twenty One Pilots - Holding On To You


2. Twenty One Pilots - Car Radio


3. Twenty One Pilots - Ode To My Sleep


4. Twenty One Pilots - Stressed Out


5. Twenty One Pilots - Can't Help Falling In Love


6. Twenty One Pilots - Screen


7. Twenty One Pilots - Trees


8. Twenty One Pilots - House of Gold


9. Twenty One Pilots - Truce


10. Twenty One Pilots - Tear In My Heart


That's all my favorite tracks from Twenty One Pilots, not gonna lie their song have a very meaningful lyrics and very relatable. So, what's your favorite song from Twenty One Pilots? Share with me in the comment box below and see you soon. Bye!!

Sunday, 20 September 2015

Antara Aku, Kamu dan Indomie

Mata kuliah terakhir sudah selesai, langit sudah berwarna jingga dan hanya satu yang ada di pikiranku saat ini.....Indomie rebus dengan irisan cabe rawit, telor setengah matang, kornet goreng dan parutan keju. Yummyyy. Akupun langsung beranjak dari kursi menggendong tas ranselku, menenteng buku-buku kuliahku yang tebalnya tidak masuk diakal dan bergegas menuju kantin.

Aku langsung menuju warung mie langgananku di kantin dan langsung memesan makananku karena sore ini tumben tidak terlalu ramai mahasiswa.
"Bu, pesen indomie ayam special, pakai cabe rawit iris telornya setengah mateng, kornet goreng sama keju ya. Oiya jangan lupa kuahnya jangan banyak-banyak." ucapku perlahan agar ibu kantin tidak lupa pesananku yang agak ribet ini.
"Oke neng, sekalian minumnya engga?" sahut ibu kantin.
"Uhmmm es teh manis deh ya jangan terlalu manis. Saya duduk disebelah sana ya bu" jawabku sambil menunjuk tempatku akan duduk.

Sambil menunggu makananku tiba aku memainkan handphone-ku dan melihat-lihat social media, lalu tiba-tiba ada seseorang yang mengagetkanku dari belakang.
"Woi Dara!" teriak Deri sambil menepuk pundakku.
"Ih! ngapain sih ngagetin aja deh kebiasaan" jawabku agak kesal.
"Hahaha maaf maaf, kamu sih ke kantin ga ngajak-ngajak" ucap Deri.
"Tadi kan kita lagi ga sekelas, mana tau kamu udah selesai kuliah apa belom" jawabku

Deri ini teman dekatku dari semester satu, pas ospek kebetulan aku dipasangkan dengan dia di salah satu game waktu itu. Tidak disangka juga ternyata kita malah dekat sampai sekarang semester 6. Aku bingung dia ini baik dan yaaaa bisa dibilang ganteng tapi dari semester satu ga pernah aku liat dia punya pacar. Deket sama cewe sih ada tapi tidak ada yang dikenalkannya denganku sebagai seorang pacar. Aku sempat curiga dia tidak tertarik dengan wanita dan aku malah dimarahi dia karena berpikiran seperti itu.

Aku melihat ibu kantin berjalan kearahku membawa pesananku dan aku sudah tak sabar untuk makan indomie yang sudah aku bayang-bayangkan dari tadi.
"Ini neng indomie ayam special, pakai cabe rawit, telor setengah mateng, kornet sama keju. Kuahnya ga banyak" ucap ibu kantin sambil meletakkan mangkok didepanku.
"terima kasih bu" jawabku
"ini es teh manisnya ya" ucap bu kantin menaruh gelas dan segera kembali ke warungnya.
"wih makan indomie, kayanya enak jadi pengen juga" ucap Deri.
"Yaudah pesen aja, aku tungguin tenang aja" jawabku.
"Hemmm oke, aku pesen bakso dulu ya" ucap Deri sambil menuju warung bakso.
Aku terdiam sejenak agak bingung dengan apa yang aku dengar barusan. Aku hanya geleng-geleng kepala dan mulai menyantap makananku.

Suapan pertama hmmmmm kuahnya pas gurihnya, dengan crunchy dari kornet goreng, memang sore begini paling pas makan indomie tapi setelah menikmati beberapa suap, sepertinya ada yang membuat indomie ini kurang mantap, apa ya? setelah kupikir aku pun tau jawabannya, ternyata mienya terlalu matang. Tapi yasudahlah tetap enak kok.

Deri kembali dengan membawa semangkuk bakso dan segelas air mineral, dia duduk didepanku dan seraya menyendok indomieku.
"Ih ngapain kamu?" teriakku kaget
"minta kek dikit" jawab Deri dengan muka memelas,
"tadi bilang mau makan indomie kenapa malah beli bakso?" tanyaku agak kesal. Memang kalau soal makanan aku agak sensitif. Entah kenapa seperti itu.
"ya biar beda aja pesennya, jadi bisa sharing gitu" jawabnya sambil tersenyum. Setelah aku perhatikan senyumnya manis juga ya.
"siapa juga yang mau sharing bakso, lagi gamau makan bakso juga" jawabku ketus.
Seketika wajah Deri berubah muram, aku pun tidak bisa menahan tawa dan seketika tawaku pecah di sunyinya kantin kampus sore itu.
"Hahahahaha, iya boleh nih sharing mukanya ga usah melas gitu kali" ucapku sambil menyodorkan mangkuk indomie ku agak ke tengah meja.
"Nah gitu dong, baru namanya Dara manisku" ucap Deri meledekku.

Kami pun menghabiskan sore itu dengan makan semangkuk indomie dan semangkuk bakso, walaupun pada akhirnya aku tidak jadi minta bakso punya Deri karena dia kelihatan seperti orang tidak makan bakso selama sewindu.