Blogger news

Saturday, 21 November 2015

My Playlist November 2015

Hallo!!! how are you recently? I've been so busy working and being cool. It is so hard for being cool so i give up and being a trash instead. Right now is saturday night which is like i don't have to go outside night and choose to blogging. So, i will share my playlist so you will know what i've been listening to recently, here you go!!


1. Shawn Mendes - Never Be Alone
Since Stitches being so hyped on radio i kinda interested with Shawn Mendes, i listen the whole album and this is one of my favorite song, i play this song on repeat for the last 2 weeks.

2. Foo Fighters - Something From Nothing
It's been a long time since i'm not literally enjoy rock song. I spend the last 1 year listening to mostly pop songs. So, when i listen to this song i literally got a goosebumps and want to cry i miss this kind of excitement when i listening to rock song. Great song.

3. Foo Fighters - Statues
I dont know how to explain this, this song is beautiful as you can hear it by now.

4. Panic! At The Disco - Emperor's New Clothes
New single from P!ATD newest album. I have a feeling i will like this album since i like hallelujah so much and victorious. The music video creep the shit out of me.

5. Adele - Hello
Hello is everywhere and maybe you have this song too on your playlist.

6. Vance Joy - Mess is Mine
I kinda in love with Vance Joy, this song is so good i like georgia too but this is my recent favorite of his song.

7. Drake - Hotline Bling
What a phenomenal dance move. But this song is so catchy and honestly its easily stuck in my head.

8. Red Hot Chili Peppers - Scar Tissue
When i found out this on youtube i said to myself "this song is my favorite when i was a teen, why i didn't know about this song"

9. Smashing Pumpkin - Tonight, Tonight
I miss this song, a best companion before sleep.

10. The Zutons - Valerie
I think i already put this on my playlist but i dont remember when. I choose this song again nvrmnd.


One of my random playlist all time, honestly i just want to put all foo fighters songs but i'm gonna save it for the next playlist. well i hope you like the playlist but if you didn't i dont really care lol.
See you on my next blog post. Ja Ne!

Saturday, 7 November 2015

Antara Aku, Kamu dan Indomie #2

"Jangan lupa ya besok temenin aku ke toko mainan, ada yang mau aku beli" ucap Deri
"Hmmmm aku pikirin dulu ya" jawabku
"Tuh kan gitu aja pake mikir dulu, besok aku traktir indomie deh" bujuk Deri
"Nemenin jauh-jauh cuma dibeliin Indomie, males ah itumah dirumah juga bisa" jawabku
"Yaudah deh aku ajak yang lain aja" ucap Deri dengan nada melas
"Gausah sok sedih gitu kali, yaudah iya aku temenin" jawabku dengan nada malas
"HAHAHA oke besok aku jemput ya, daaaa" ucapnya lalu menutup telepon.
"Kurang ajar langsung ditutup teleponnya" gumamku sambil menuju ke meja belajarku.

Aku hari ini libur kuliah karena dapat kabar kalau kampus dipakai untuk shooting drama televisi. Sudah lumayan lama aku tidak menghabiskan waktu liburku untuk menjelajah internet seperti yang aku lakukan dulu sewaktu masih di semester satu. Entah kenapa semester enam ini sangat berat bagiku dan sepertinya tingkat kemalasanku sedang ada di titik puncak. 

Aku langsung membuka beberapa situs favoritku, aku membuka situs musik streaming dan mulai mengetik "the beatles"di kolom pencarian. Aku langsung mengklik salah satu lagu yang berjudul "norwegian wood" ya memang ini salah satu lagu favoritku setelah "while my guitar gently weeps".

Aku buka semua jejaring sosial yang sudah lumayan lama tidak ku buka. Aku melihat facebook dan ternyata ada jutaan permintaan pertemenan, yang 89% aku tidak kenal siapa mereka. Aku abaikan dan aku terima permintaan pertemenan dari beberapa orang yang memang aku kenal di dunia nyata. Entah kenapa tanpa berpikir panjang aku langsung mengetik nama Deri di kolom pencarian dan muncul nama Deriansha Harun di pilihan teratas. Langsung saja aku klik, dan setelah kulihat laman akunnya aku seketika tidak tertarik karena terakhir kali ia mengupdate facebooknya sekitar 2 tahun lalu. 

Setelah mengecek beberapa social media aku mulai merasa bosan, aku langsung matikan laptopku dan mulai menyetel lagu dari handphone ku sambil meneruskan membaca buku The Da Vinci Code yang belum selesai aku baca.

Aku pun tertidur.

***

"Dar, aku udah dibawah nih lagi ngobrol sama mama kamu, buruan turun dandannya gausah kelamaan gaada yang bakal ngelirik juga" itu lah isi chat Deri yang seketika membuat ku naik pitam tetapi aku langsung sadar kalau ucapannya ada benarnya juga.
"BAWEL" balasku dengan singkat.
Aku mengurungkan niatku untuk memakai pakaian yang feminim dan lebih memilih memakai kaos hitam dengan tulisan "What?" berwarna putih kupadankan dengan celana jeans baggy yang digulung bawahnya sampai seatas mata kaki. Aku pakai sepatu converse kesayangan yang sudah aku pakai kurang lebih 7 tahun. Langsung aku ambil kemeja flannel ku dan kuraih tas selempangku.

"Ini dia ratunya sudah tiba" ledek Deri
"Biasanya juga ga lama Der kalau mau pergi, gara-gara main sama kamu aja nih dandannya lama" ucap mama.
"apaan sih" jawabku dengan ekspresi datar.
"Tante aku berangkat dulu ya, aku pinjem dulu Daranya" pamit Deri kepada mama.
"Iya hati-hati pulang jangan kemaleman" jawab mama
"Ma berangkat dulu ya" ucapku sambil berjalan berjalan keluar rumah.

Deri langsung memakai jaket motor dan helmnya, dia langsung menyalakan motor maticnya. Setiap melihat Deri dengan perlengkapan motornya aku selalu merasa dia terlihat lebih keren dari biasanya. Aku juga tidak tahu kenapa. Mungkin dia cocok jadi tukang ojek.

"Woy Dar" teriak Deri sambil membunyikan klakson.
Aku pun tersadar dari lamunanku akan kerennya dia kalau jadi tukang ojek. "eh iya" jawabku sambil bergegas naik keatas motor.
"ngapain coba malah bengong-bengong ga jelas" tanya Deri bingung.
"engga, aku lagi mikir nanti disana mau minta traktir apa ya sama kamu" jawabku ketus.
"duh jalan aja belum udah mikirin traktiran, yaudah gampang nanti udah siap belum" tanya Deri.
"yes masbrur" jawabku

Kita langsung jalan menuju salah satu Mall di Jakarta, di sepanjang perjalanan Deri selalu mengomentari setiap ia melihat orang dengan pakaian yang aneh. Aku kadang memang membatin setiap melihat orang dengan pakaian yang agak aneh tapi Deri ini aneh dia komentar langsung dan kadang yang membuat aku malu dia mengucapkannya dengan suara yang lumayan keras bahkan kadang orang yang dikomentari sadar dan memberikan tatapan sinis kepada kita berdua.

Sesampai di tempat tujuan aku minta Deri untuk menunggu sebentar karena aku ingin ke rest room dulu.
"Der, aku ke toilet dulu ya sebentar" ucapku.
"Yaudah aku tunggu sini aja ya"jawabnya
"oke" jawabku sambil berjalan menuju toilet
Aku langsung bercermin merapikan rambut dan menyemprotkan parfum ke bajuku untuk menghilangkan bau asap kendaraan. Setelah selesai dengan ritual "touch up" aku segera keluar dan kulihat dari jauh Deri sedang berbicara dengan seorang perempuan. Rambutnya lurus sebahu memakai rok sepanjang betis dengan atasan berwarna hijau. Aku tidak terlalu jelas dengan wajahnya, aku menjadi penasaran, aku diam sejenak didekat lorong toilet sambil memperhatikan mereka berdua dari jauh. Kulihat mereka sangat asik mengobrol dengan sesekali tertawa, lalu mereka saling mengeluarkan handphone masing-masing, pasti mereka sedang bertukar nomor handphone. Beberapa menit kemudian perempuan itu bersalaman dan pergi meninggalkan Deri. Kulihat Deri duduk kembali dan sibuk dengan handphonenya, kuputuskan untuk menghampirinya.

"Sorry ya Der lama, tadi penuh banget toiletnya" ucapku
"Oh gapapa kok, santai aja. Yaudah yuk ke toko mainan" ucap Deri santai.
Aku menunggu Deri untuk menceritakan perempuan tadi tapi selama perjalanan kita sampai ke toko mainan dia hanya membahas anak-anak kampus. Tapi kenapa juga aku harus penasaran, bukan urusanku juga.

Deri pun selesai dengan urusannya dia ternyata membeli sebuah robot gundam yang memang dari dulu sudah jadi salah satu hobinya untuk merakit gundam. Salah satu alasan kenapa kita cocok satu sama lain adalah ketertarikan kita akan Jepang. Aku suka sekali nonton anime dan baca manga juga dengan budaya dan kebiasaanya yang unik, sedangkan Deri sangat suka Gundam dan video games, dia juga suka nonton anime belakangan ini karena tertular olehku. Kita bahkan punya rencana untuk liburan ke Jepang bersama-sama kalau kita bisa lulus kuliah tepat waktu. Kalaupun kita tidak bisa lulus kuliah tepat waktu, kita akan tetap merencanakan liburan ke Jepang karena itu salah satu impian kita.

Kami langsung menuju tempat makan favoritku karena Deri menyuruhku memilih tempat makan sebagai hadiah karena mau mengantarkannya membeli gundam. Aku memesan nasi kari jepang, teh leci dan es krim matcha favoritku. Deri memesan ramen dan air mineral, iya Deri memang pecinta air mineral.

"memangnya kalau main sama temenmu yang lain kamu ga pake dandan lama ya?" tanya Deri
" hah? maksudnya" tanyaku bingung.
"itu tadi kata mamamu kamu biasanya ga lama dandannya" jelas Deri
"oh, engga juga kok, tadi aku kesiangan makanya agak lama sebenernya ya sama aja" terangku.
"ah alasan aja, masa iya tiap aku kesana kesiangan mulu bangunnya" ledek Deri
"iya siapa suruh ngajak main pagi-pagi banget, kalau liburan tuh waktunya bangun siang tau" jawabku ketus
"yaelah, jam 10 apanya yang pagi coba" jawab Deri
"hellooooo, kalau liburan jam segitu aku baru bangun kali"jawabku.
"males banget jadi cewe, gimana mau dapet pacar"ledek Deri
"santai ah, kalau gaada yang mau ada kamu ini" jawabku meledek Deri
"ih males banget" jawabnya dengan cepat
"dari semester satu sampe semester enam gapunya-punya pacar, masih mending tuh aku milih kamu kalau emang gaada yang mau sama aku" jawabku sambil tertawa.
"bodo amat Dar. Btw aku lupa tadi mau beli box kaca juga nanti mampir ketempat tadi dulu ya baru pulang" ucap Deri
"gausah mengalihkan pembicaraan gitu kali, hahahaha"ledek ku.
Tidak berapa lama makanan kami pun tiba.

Setelah selesai makan dan membeli box kaca yang Deri bicarakan tadi kami langsung menuju parkiran dan langsung pulang.

Setelah tiba didepan rumahku Deri pun ikut turun dan masuk kedalam rumah untuk pamitan kepada orangtuaku, iya dia selalu seperti itu setiap kali mengajakku pergi keluar jadi orangtuaku tidak aneh lagi. Setelah berpamitan dengan orangtuaku, dia pun pamit pulang dengaku. Kuantarkan dia sampai depan, setelah menyalakan motor dia pun melambaikan tangan dan segera pergi, Suara motornya perlahan menghilang, aku masih bertanya-tanya siapa perempuan tadi dan kenapa dia tidak menyinggungnya dari tadi kita ngobrol. Suara motor Deri sudah tidak terdengar dan keadaan jadi sunyi didepan rumah, aku pun segera masuk kedalam rumah.


Note:
Antara Aku, Kamu dan Indomie Part 1